Tampilkan postingan dengan label POLGOV UGM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label POLGOV UGM. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Maret 2016

DENIZENSHIP



Judul :  DENIZENSHIP Kontestasi dan Hibridisasi idieologi di Indonesia
Penulis: Vegitya Ramadhani Putri
Penerbit : PolGov
Kondisi : Baru

Harga buku: Rp. 50.000

Pemesanan : sms 085878268031/ WA 08886824445 / pin BB: 234FB00C/email : empu_online@yahoo.com/ empuonline@gmail.com/ twitter : @empuonline


Sinopsis
Model citizenship di Indonesia adalah hibridasi –oposisional antara nilai-nilai liberal dan komunitarian, sehingga tepat jika disebut sebagai model denizenship. Arena model denizenship di Indonesia dikatakan berlangsung dalam logic-framework perumus kebijakan publik, dan lebih spesifik lagi pada arena politik “subsidi energi”. Berdasarkan pelacakan, ditemukan bekerjanya structural adjusment program –yang berkorelasi terhadap pengetatan APBN dan reduksi subsidi –dapat dijadikan bukti bahwa liberalisme menjadi orientasi nalar perumus kebijakan dalam memaknai relasi kuasa antara negara dan warga negara. 

Rabu, 15 April 2015

POLITIK UANG DI INDONESIA

Judul : POLITIK UANG DI INDONESIA
Editor : Edward Aspinall dan Mada Sukmajati
Penerbit : POLGOV UGM

Harga : Rp.100.000

Pemesanan : sms 085 787 268 031/pin bb 234GB00C/ Email : empu_online@yahoo.com/ empuonline@gmail.com/ twitter@empuonline

Sinopsis :

Kebanyakan studi tentang pemilu di Indonesia hanya mendeskripsikan pola dan tren kinerja partau politik di tingkat nasional. Kajian ini berbeda karena fokus pada fenomena elektoral di tingkat akar rumput. Buku ini menjelaskan bahwa patronase dan klientelisme menjadi strategi kampanye yang dipilih oleh hampir semua caleg. Patronase diantaranya diwujudkan dalam bentuk pembelian suara (vote buying), pemberian barang kepada kelompok-kelompok tertentu (club goods), penyediaan beragam pelayanan sosial, dan pemanfaatan dana publik untuk kepentingan elektoral (pork barrel politics). Selain itu, para caleg mengandalkan jaringan informal perantara (broker) biasanya disebut tim sukses, untuk menjangkau pemilih. Secara umum, buku ini mengeksplorasi pola kampanye pemilu, bentuk relasi caleg dengan pemilih, bagaimana bentuk relasi itu diperlancar oleh patronase dan dibentuk oleh klientisme, dan bagaimana para caleg menggunakan mekanisme, jaringan dan teknik tertentu untuk meraih sebanyak-banyaknya suara pemilih..

Senin, 30 Maret 2015

Politik dan Grafiti



Judul : Politik dan Grafiti
Penulis: Rias Fitrian Indriyati
Penerbit : POLGOV UGM
Kondisi : Baru

Harga buku: Rp. 40.000

Pemesanan : sms 085878268031/ pin BB: 234FB00C/email : empu_online@yahoo.com/ empuonline@gmail.com/ twitter : @empuonline


Sinopsis

Belum banyak orang menyadari bahwa politik tidak saja berada dalam ranah lembaga-lembaga formal seperti negara, tapi juga sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dalam konteks ini, politik sebenarnya bersifat sangat cair, termasuk dalam hal strategi penyampaian aspirasi politik yang dapat dilakuka melalui media gambar. Perspektif daily politics ini digunakan untuk melacak fenomena grafiti di Yogyakarta. Grafiti sebenarnya merupakan media komunikasi politik sehari-hari yang berisi berbagai masalah sosial, ekonomi, budaya, dan politik. Keberadaan grafiti pada tembok jalanan yang notabene merupakan ruang publik juga mengandung relasi kuasa antar berbagai aktor. Studi ini menemukan indikasi bah ternyata dunia grafiti telah “dimanfaatkan” oleh para pemilik modal, kelompok sosial dan budaya yang dominan, serta negara. Dengan kata lain, dunia grafiti telah mengalami “kromonisasi” atau penjinakan (domestication). Sebagai konsekuensinya, grafiti bukan sekadar media dan representasi realitas sehari-hari versi grafiti, tetapi juga telah menjadi media dari representasi kelompok-kelompok dominan.

Transformasi Strategi Gerakan Petani



Judul : Transformasi Strategi Gerakan Petani
Penulis: Rizza Kamajaya
Penerbit : POLGOV UGM
Kondisi : Baru

Harga buku: Rp. 45.000

Pemesanan : sms 085878268031/ pin BB: 234FB00C/email : empu_online@yahoo.com/ empuonline@gmail.com/ twitter : @empuonline


Sinopsis

Pasca jatuhnya rezim otoritarian Orde Baru, konstelasi politik di Indonesia diwarnai dengan munculnya berbagai organisasi rakyat dalam berbagai sektor, seperti buruh, nelayan, kaum miskin kota dan tentunya petani. Partisipasi politik yang macet selama kurun waktu 32 tahun telah menemukan momentum kebangkitannya. Dalam hal ini, kehadiran organisasi rakyat yang dapat dimaknai sebagai sebuah bentuk aktualisasi gerakan bawah tanah yang hidup secara sembunyi-sembunyi sewaktu rezim Orde Baru berkuasa.

Gerakan Petani Batang menjadi salah satu kasus yang muncul di era transisi demokrasi. Melalui sebuah wadah kolektif perjuangan yang bernama Forum Perjuangan Petani Batang atau disingkat FPPB, para petani Batang berusaha mengambil alih kembali tanah mereka yang diakuisisi negara ketika rezim Orde Baru berkuasa. Strategi reclaiming menjadi titik tolak petani untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

Bagi forum Perjuangan Petani Batang, transformasi ini kemudian termanifestasikan dalam suatu skema gerakan politik formal. Gerakan yang nantinya berusaha merebut kepemimpinan politik pemerintahan di tingkat lokal, baik lembaga eksekutif (mulai dari Pemerintahan Desa hingga Pemerintahan Kabupaten), maupun lembaga legislatif (DPRD Kabupaten). Peranan baru yang dimainkan organisasi ini tak lain dan tak bukan diorientasikan sebagai usaha untuk merepresentasikan kepentingan petani dalam struktur pemerintahan yang dengan sendirinya juga akan terakomodasi dalam produk-produk kebijakan pemerintah. Hal ini diharapkan menjadi titik tolak bagi penyelesaian secara tuntas kasus sengketa tanah petani anggota FPPB.

Minggu, 29 Maret 2015

Analisis Hubungan Pemerintah Pusat dan Daerah



Judul : Analisis Hubungan Pemerintah Pusat dan Daerah
Penulis: Josef Riwu Kaho
Penerbit : POLGOV UGM
Kondisi : Baru

Harga buku: Rp. 75.000

Pemesanan : sms 085878268031/ pin BB: 234FB00C/email : empu_online@yahoo.com/ empuonline@gmail.com/ twitter : @empuonline


Sinopsis

Agaknya, kutipan berikut telah cukup tepat mewakili isi buku ini: “Lain daripada itu, dalam Negara yang menganut paham demokrasi seharusnya diberikan kesempatan seluas-luasnya kepada rakyat untuk ikut serta dalam pemerintahan. Semboyan daripada demokrasi ialah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Kalau semboyan ini benar-benar hendak direalisasikan, maka tidaklah cukup dengan melaksanakannya pada tingkat Nasional atau Pusat saja tetapi juga pada tingkat Daerah.

Hal ini berhubungan langsung dengan kenyataan bahwa di dalam wilayah Negara itu terdapat masyarakat-masyarakat setempat yang masing-masing diliputi oleh keadan khusus setempat sehingga masing-masing masyarakat mempunyai kebutuhan-kebutuhan/kepentingan-kepentingan khusus yang berbeda dari Daerah ke Daerah. Mengusahakan, menyelenggarakan kepentingan masyarakat setempat itu (mengurus rumah tangga Daerah) sebaiknya diserahkan kepada rakyat Daerah itu sendiri. Jadi dasar, maksud, alasan, dan tujuan kedua bagi adanya Pemerintahan Daerah adalah: pelaksanaan demokrasi, khususnya demokrasi di/dari bahwa (grass roots democracy).”

Jumat, 27 Maret 2015

Amir Sjarifoeddin: Nasionalis yang Tersisih



Judul : Amir Sjarifoeddin: Nasionalis yang Tersisih
Penulis: Yema Siska Purba
Penerbit : POLGOV UGM
Kondisi : Baru

Harga buku: Rp. 50.000.

Pemesanan : sms 085878268031/ pin BB: 234FB00C/email : empu_online@yahoo.com/ empuonline@gmail.com/ twitter : @empuonline


Sinopsis

Amir Sjarifoeddin menjadi korband dari Revolusi Indonesia yang turut ia gagas. Perjuangannya tidak dihargai dengan pantas dan sejarah resmi negara melupakan perannya dalam memerdekakan bangsa. Pun, perjuangannya kandas sebelum terwujud. Ia dieksekusi mati oleh regu tembak di Ngalihan bersama sekian orang tanpa nama yang ikut serta dalam peristiwa Madiun 1948. Tidak seperti rekan-rekan seperjuangannya –Hatta, Soekarno, dan Sjahrir yang menerima bintang jasa, –sosok  Amir tenggelam. Banyak dari buku-buku yang memaparkan peranan Amir dalam perjuangan kemerdekaan dimusnahkan dan dilarang beredar.

Dengan demikian, buku pertama dengan bentuk biografi yang diterbitkan oleh POLGOV ini menjadi sebuah upaya penanding, demi mengangkat kembali impian dan semangat nasionalisme Amir. Semangatnya menyeluruh untuk segala bidang,  diantaranya dalam bidang bahasa, etnis, peran negara melawan nekolim, usaha mengerahkan kekuatan massa, pertahanan nasional, dan diplomasi internasional, urgensi peran buruh dan petani dalam revolusi, serta perannya yang besar dalam menghegemoni pembentukan partai dan gerakan-gerakan. Buku ini juga secara terperinci menuturkan riwayat hidup, relasi keluarga, dan karier politik serta gerakan perjuangan yang digagasnya. Semua hal itu, termasuk pronsip dan ideologinya, mengantarkan Amir pada pemikiran yang matang untuk konsepsi nasionalisme Indonesia.