Tampilkan postingan dengan label Andrew Heywood. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Andrew Heywood. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Oktober 2016

IDEOLOGI POLITIK

Judul : IDEOLOGI  POLITIK
Penulis: Andrew Heywood
Penerbit : Pustaka Pelajar
Kondisi : Baru

Harga buku: Rp. 91.000

Pemesanan : sms 085878268031/ WA 08886824445 /pin BB: 234FB00C/email : empu_online@yahoo.com/ empuonline@gmail.com/ twitter : @empuonline



Sinopsis

Buku ini adalah rujukan yang sangat baik untuk studi mengenai ideologi politik. Dalam buku ini dibahas dari ideologi-ideologi abad kesembilanbelas sampai dengan yg kontemporer.


Senin, 06 Oktober 2014

POLITIK

Judul : POLITIK
Penulis : Andrew Heywood
Edisi : ke empat
Penerbit : Pustaka Pelajar

Harga : Rp. 140.000

Pemesanan : sms 085 787 268 031/ pin bb 234FB00C/ email : empu_online @yahoo.com


Sinopasis :


Heywood menjelaskan dalam buku tersebut bahwa tradisi politik demokrasi dipahami sebagai demokrasi yang dikuasai oleh massa yang bodoh dan tidak mengetahui kebenaran, bila diusut kembali pada masa Yunani Kuno. Makna kata demokrasi berdasarkan bahasa Yunani adalah pemerintahan oleh banyak orang. Menjelang abad ke-19 para pemikir politik kemudian mengembangkan pengertian demokrasi tersebut, bahkan semua terlihat adalah demokrasi, liberal, konservatif, sosialis, komunis, anarkhis dan bahkan fasis telah berhasrat sekali untuk menyatakan kebajikan demokrasi dan mempertunjukkan kepercayaan demokratik mereka. Hal ini tentu menunjukkan bahwa tradisi demokrasi tidak memberi demokrasi sebagai kekuasaan popular ideal yang tunggal dan disetujui, namun lebih pada sebuah arena perdebatan di mana maksud kekuasaan popular, dan dalam cara apa dapat diperoleh dan didiskusikan. Sehingga dalam hal ini, pemikiran politik demokrasi menyebutkan tiga pertanyaan pokok. Pertama, siapa rakyat? Karena tidak seorang pun yang akan memperluas partisipasi politik kepada semua orang, pertanyaannya adalah pada dasar apa partisipasi tersebut dibatasi—berhubungan dengan umur, pendidikan, jenis kelamin, latar belakang sosial? Kedua, bagaimana rakyat akan memerintah? Hal ini berhubungan tidak saja pada pilihan antara bentuk demokrasi langsung dan tidak langsung, tapi juga perdebatan tentang bentuk perwakilan dan perbedaan sistem pemilihan. Ketiga, sejauh mana pemerintah popular sampai? Akankah demokrasi akan dibatasi terhadap kehidupan politik, atau akankah demokrasi juga digunakan baik dalam keluarga, tempat kerja, atau di seluruh ekonomi?