Tampilkan postingan dengan label Francis Wahono. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Francis Wahono. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Maret 2014

EKONOMI HIJAU Manajemen Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Komunitas dari Papua sampai Aceh



Judul : EKONOMI HIJAU Manajemen Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Komunitas dari Papua sampai Aceh
Penulis: Francis Wahono
Penerbit : Cinde Books
Kondisi: Baru

Harga buku: Rp. 45.000

Pemesanan : sms 085878268031/ pin BB: 234FB00C/email : empu_online@yahoo.com/ 

Sinopsis

Kerusakan lingkungan hidup sudah sedemikian rupa sehingga kita tak lagi perlu berdebat mengenai akibat negatifnya, menyebut tiga diantara banyak adalah: hilangnya keanekaragaman hayati, berulangnya kejadian bencana alam, dan pemanasan global. Diskusi-diskusi dan usaha untuk menurunkan emisi gas-gas karbon, oktan dan sebagainya yang disebabkan oleh penurunan mutu lingkungan dan kerusakan hutan, telah menggarisbawahi penting dan mendesaknya langkah-langkah pemulihan yang harus diambil.

Benar pada saat ini diskusi seolah diarahkan ke ranah internasional dengan kata kunci ’common but differentiated sesponsibility’ (komitmen sama namun beda tanggungjawab). Tukang memproduksi polusi dari belahan bumi utara harus membayar, dalam bentuk uang dan teknologi, lebih dari pada tanggung jawab menyebar polusi dari belahan bumi selatan. Dalam hal polutan industri Cina dan India dimasukkan ke belahan bumi utara. Industrialisasi merupakan biang utama pencipta polusi. Uang dan teknologi dapat saling ditukar-dagangkan antar Negara, di tingkak internasional maupun antar bebadan komunitas sipil nasional.

Senin, 09 September 2013

NEOLIBERALISME



Judul : NEOLIBERALISME
Penulis: I Wibowo dan Francis Wahono (Ed.)
Penerbit : Cindelaras

Harga buku: Rp 45.000

Pemesanan : sms 08122742231/ pin BB: 234FB00C/email : empu_online@yahoo.com/

Sinopsis

Neoliberalisme! Kata ini belum sepopuler kata komunisme atau kapitalisme, tapi kata-kata ini benar-benar telah merasuki berbagai wacana ekonomi, politik, kebudayaan. Di kalangan aktivis yang tergabung dalam berbagai LSM, kata “neoliberalisme” menjadi semacam anatema. Sebaliknya, bagi pendukung-pendukungnya, kata itu jadi semacam kata mantra.

Inilah jaman baru, jaman ketika kapitalisme menemukan mantelnya yang baru yang lebih radikal. Dengan dukungan  teknologi dan informasi yang canggih, kekuatan kapitalisme global bergabung dengan kekuatan kapitalis lokal, bersama-sama mencoba mengeruk kekayaan planet bumi, sementara itu dijanjikan bahwa kemakmuran global akan menjadi kenyataan lebih cepat dari apa yang diinginkan . Apakah neoliberalisme memang membawa kemakmuran seperti yang dijanjikan itu? Jawabannya, ternyata negatif, TIDAK!

Buku ini menyajikan berbagai artikel yang mengupas lebih jauh neoliberalisme dengan studi kasus di Indonesia. Diawali dengan melacak akar dan logika neoliberalisme, selanjutnya pembaca diajak tersadar betapa dasyatnya dampak dari hegemoni  neoliberalisme bagi bangsa ini. Bukan kebebasan  dan kemakmuran yang kita dapatkan melainkan hancurnya tatanan dalam seluruh aspek kehidupan. Barangkali , buku ini representatif untuk disebut sebagai”INDONESIA MENGGUGAT” dalam kerangka mewujudkan Indonesia yang lebih mandiri dan percaya diri sebagai suatu bangsa.