Tampilkan postingan dengan label Gender. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gender. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Maret 2016

GENDER VOICE Telaah Kritis Relasi Bahasa-Jender



Judul : GENDER VOICE Telaah Kritis Relasi Bahasa-Jender
Penulis: David Graddol dan Joan Swann
Penerbit : Pedati
Kondisi : Baru/buku print

Harga buku: Rp. 60.000

Pemesanan : sms 085878268031/ WA 08886824445 /pin BB: 234FB00C/email : empu_online@yahoo.com/ empuonline@gmail.com/ twitter : @empuonline


Sinopsis

Apakah bahasa yang kita tuturkan berperan dalam menciptakan man meninambungkan sebuah kultur yang sexis? Sadarkah bahwa kita selam ini terlibat dalam kelaliman bahasa yang menceraikan jender tertentu dalam masyarakat?

Gender Voice adalah buku kontroversial yang sempat mengagumkan para feminis, psikolog dan ahli bahasa sepanjang satu dekade belakangan ini, merupakan eksplorasi mendalam berbagai pemikiran dan realitas pola hubungan antara bahasa dan jender.

David Graddol dan Joan Swann penulis  buku ini dengan jernih dan komprehensif, menyisir –dari hulu sampai hilir- berbagai penelitian tentang peran dan pengaruh bahasa dalam membentuk perikehidupan individu dan struktur sosial; menjabarkan gagasan tradisional femininity, masculinity dan sexuality; menganalisis perbedaan tuturan laku-laki dan perempuan beserta implikasi dan makna sosialnya dari perspektif sosiobiologis, sosiopsikologis, dan sosiopolitis; mengungkap delik sexism dalam bahasa-bahasa dunia; dan menakar peluang terjadinya perubahan sosial dan bahasa yang lebih beradab. Keduanya adalah anggota Centre for Language and Communications di Universitas Terbuka, Milton Keynes.

Sabtu, 13 Februari 2016

MEDIA dan GENDER

Judul : MEDIA dan GENDER Perspektif Gender atas Industri Suratkabar Indonesia
Prolog : Sita Aripurnami
Epilog : Daniel Dhakidae
Penerbit : LP3Y dan Ford Fondations
Kondisi : Bekas Masih Bagus

Harga buku: Rp. 80.000

Pemesanan : sms 085878268031/ WA 08886824445 / pin BB: 234FB00C/email : empu_online@yahoo.com/ empuonline@gmail.com/ twitter : @empuonline

Sinopsis
Buku ini mengupas seluk-beluk gender dalam media cetak di Indonesia. Berbagai perspektif dibidik dari sisi struktur organisasi, penempatan jurnalis, tunjangan, kemampuan jurnalistik, kesadaran kolektif.dan masih banyak hal lagi.


Rabu, 20 Januari 2016

BAHAYA KAPITALISME

Judul : BAHAYA KAPITALISME
penulis : Ign. Gatut Saksono
Penerbit : Ampera Utama
Kondisi : Baru

Harga : 50.000

Pemesanan : sms 085878268031/ pin BB: 234FB00C/email : empu_online@yahoo.com/ empuonline@gmail.com/ twitter : @empuonline

Sinopsis :

Bahaya Kapitalisme adalah buku yang memberikan wacana mengenai bahaya kapitalisme dari sudut pandang internasional dan bagi bangsa Indonesia.



Jumat, 20 November 2015

MENGGUGAT BUDAYA PATRIARKHI




Judul : MENGGUGAT BUDAYA PATRIARKHI
Editor: Muhadjir Darwin dan  Tukiran
Penerbit : PPK UGM dan Ford Fondation
Kondisi : Segel (Buku Baru Stok Lama)

Harga buku: Rp. 75.000

Pemesanan : sms 085878268031/ WA 08886824445 / pin BB: 234FB00C/email : empu_online@yahoo.com/ empuonline@gmail.com/ twitter : @empuonline

                                                                           TERJUAL


Sinopsis

Perbedaan peran gender yang ada di Indonesia merupakan masalah ketidakadilan sosial yang menempatkan perempuan sebagai korban utamanya. Hal ini terjadi bukan hanya karena masalah antarindividu, akan tetapi merupakan proses konstruksi sosial. Dengan berbagai cara, perbedaan peran gender dikondisikan  oleh tatanan masyarakat Indonesia yang patriarkhis.  Perlawanan kaum feminis terhadap  kultur patriarkhis dapat disejajarkan dengan perjuangan orang kulit hitam melawan kebijakan apartheid di Amerika Serikat dan Afrika Selatan. Ketika itu, perjuangan menuntut kesamaan hak tidak hanya didukung oleh seorang kulit hitam yang merasa diperlakukakan secara diskriminatif oleh bangsa kulit putih, tetapi juga oleh sejumlah tokoh kulit putih yang sadar bahwa sikap diskriminatif seperti itu tidak manusiawi dan tidak adil.

Saat ini perjuangan ke arah kesetaraan gender tidak hanya dilakukan oleh kaum perempuan feminis, tetapi banyak didukung oleh kaum laki-laki profeminis. Perjuangan ini memang bukan perang antara perempuan dan laki-laki, tetapi merupakan pembentukan wacana, antara wacana hegemoni dengan wacana kesetaraan.Tidak semua laki-laki berpihak pada wacana hegemoni, seperti juga tidak semua wanita berpihak pada wacana kesetaraan. Dengan demikian objek perlawanan di sini bukanlah laki-laki, tetapi kultur partiarkhi yang secara umum telah terkonstruksi baik pada diri laki-laki maupun perempuan.

Usaha untuk meruntuhkan struktur partriarkhi dapat dilakukan melalui transformasi sosial, yaitu perombakan struktur sosial yang ada sekarang ini. Sayangnya perjuangan kearah kesetaraan gender masih menjadi wacana di kalangan akademisi dan organisasi sosial pemerhati masalah perempuan. Untuk itu perlu segera dilakukan upaya memerangi ketidakadilan sosial berdasarkan identitas gender ini.

Rabu, 25 Februari 2015

PERBUDAKAN SEKSUAL

 Judul : PERBUDAKAN SEKSUAL Perbandingan Antara Masa Fasisme Jepang dan Neofasisme Orde Baru
Penulis : Anna  Mariana
Penerbit :Marjinkiri
Kondisi : Baru
Cetakan : Pertama

Harga : Rp. 48.000 (Empat Puluh Delapan Ribu Rupiah)

Pemesanan : sms 085878268031/ pin BB: 234FB00C/email : empu_online@yahoo.com/ empuonline@gmail.com/ twitter : @empuonline


Sinopsis

Kekerasan massal terhadap perempuan berulang terjadi pada tiap-tiap masa krisis dan transisi dalam sejarah politik Indonesia, yakni pada periode singkat kekuasaan Jepang, pada periode  konsolidasi Orde Baru pasca 1965 dan pada 1998.

Buku ini membahas dan membandingkan kekerasan pada masa fasis Jepang dan neofasis Orde Baru pasca 1965. Meski banyak dilingkari oleh penguasa, kekerasan terhadap perempuan yang terjadi pada kedua era itu layak disebut sebagai perbudakan seksual, karena berlangsung terus menerus, sistematik, dan berulang -yang agak membedakan dengan kasus pemerkosaan umumnya. Negara terlibat dengan membiarkannya terjadi.

Dilengkapi dengan wawancara dan petikan-petikan kesaksian para menyintas (baik mereka yang diperbudak sebagai jugun ianfu pada masa Jepang, maupun tapol perempuan yang diperlakukan semena-mena pasca 1965), buku ini hendak menjawab : Situasi sosial-politik  dan kultural macam apakah yang membantu terciptanya praktik perbudakan seksual ini? Apa motivasi pelakunya? Apakah persamaan dan perbedaan praktik perbudakan seksual pada kedua masa rezim fasis ini? Bagaimanakah bentuk-bentuk dan pola-polanya?                                    
 
                                                                
           

Jumat, 20 Februari 2015

ANALISIS GENDER DAN TRANSFORMASI SOSIAL

Judul : Analisis Gender dan Transformasi Sosial
Penulis : Mansour Fakih
Penerbit : Pustaka Pelajar
Kondisi : Baru

Harga : Rp. 28.000


Pemesanan : sms 085878268031/ pin BB: 234FB00C/email : empu_online@yahoo.com/ empuonline@gmail.com/ twitter : @empuonline


Sinopsis

Tugas utama Analisis Gender adalah memberi makna,konsepsi dan asumsi Ideologi dan praktek  hubungan baru antara laki-laki dan perempuan serta implikasinya terhadap aspek-aspek kehidupan lain yang lebih luas.

Oleh karena itu, dalam perspektif gender, transformasi sosial sesungguhnya merupakan dekonstruksi peran gender dalam seluruh aspek kehidupan dimana terefleksi perbedaan-perbedaan gender yang telah melahirkan ketidakadilan gender.

Rabu, 22 Januari 2014

GENDER DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL



Judul : GENDER DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL Sebuah Pengantar
Penulis: Anie Soetjipto dkk
Penerbit : Jalasutra
Kondisi: Baru

Harga buku: Rp 56.000

Pemesanan : sms 08122742231/ pin BB: 234FB00C/email : empu_online@yahoo.com/

Sinopsis

Gender dan feminisme adalah kajian yang multidisipliner. Oleh karena itu, ketika studi Hubungan Internasional (HI) menggunakan lensa gender dan perspektif feminis, analisis dan pembahasan isu-isu politik internasional menjadi lebih komprehensif, mendalam, dan lebih tajam.
Isu internasional yang dikaji menggunakan lensa gender pun menjadi lebih beragam dan lebih luas melampaui isu-isu tradisional HI yang kita kenal selama ini.

Isu kekerasan terhadap perempuan dalam perang, perempuan sebagai agen perdamaian, migrasi global, persoalan perdagangan perempuan (women trafficking), buruh migran perempuan, PRT, hingga soal hak-hak perempuan dalam konvensi dan protokol konvensi internasional adalah sebagian dari isu internasional berdimensi gender yang secara khusus dibahas dalam buku ini.

Buku ini adalah bacaan pengantar untuk para pembaca pemula tentang gender, teori feminis, dan Hubungan Internasional. Buku ini bisa dibaca oleh para mahasiswa, dosen, peneliti, dengan beragam latar belakang bidang studi maupun para aktivis perempuan dan aktivis pro-demokrasi lainnya. Buku ini juga bermanfaat bagi kalangan umum yang belum memiliki pengetahuan dasar tentang gender, feminisme dan ilmu Hubungan Internasional.

Minggu, 08 Desember 2013

Ekofeminisme



Judul : Ekofeminisme
Penulis: Dewi Candraningrum, dkk
Penerbit : Jalasutra
Kondisi : Baru

Harga buku: Rp 85.000

Pemesanan : sms 08122742231/ pin BB: 234FB00C/email : empu_online@yahoo.com/

Sinopsis

“Buku yang hadir di tangan Anda mengambil satu langkah lebih maju lagi yakni berusaha menunjukkan bahwa spiritualitas ekofeminis bukan semata-mata berurusan dengan agama tapi juga sangat politis. Siapapun yang membaca buku ini akan segera mendapatkan buku yang komprehensif, fasih menguraikan teori feminisme, lingkungan dan sekaligus mengaitkannya dengan paham lintas agama …” 
Gadis Arivia
(Pengajar Filsafat dan Kajian Gender di Universitas Indonesia
dan Pendiri Jurnal Perempuan)

“Di tengah maraknya buku-buku kajian gender yang ada di Indonesia yang masih mencoba menguatkan kerangka berpikir dikotomis ala gelombang kedua feminisme, buku tentang ekofeminisme ini menjadi bentuk penyegaran dalam melihat feminisme dari cara yang berbeda… Buku ini akan menjadi salah satu cara menuju pada kesadaran
yang menjadi sebuah cara berpikir.”
Wening Udasmoro 
(Dosen Kajian Sastra & Gender Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta)

“… Buku ini memapar, membuka, membahas dan mengajak pembaca untuk memahami isu ekofeminisme sekaligus mengajak kita untuk bersama-bersama bergerak mencari harapan yang ditawarkan dalam tubuh buku. Wajib dan perlu dibaca!”
Yacinta Kurniasih
(Dosen Bahasa dan Kajian Indonesia, Faculty of Arts Monash University, Australia)

“… Buku ini akan menjadi masukan yang luar biasa bagi wacana feminisme di Indonesia.”
Soe Tjen Marching
(Penulis, Komponis & Akademisi SOAS London, Pendiri Lembaga Bhinneka)

“This book begins the crucial and necessary dialogue between the multiple environmental initiatives and feminist thinking. The discussions here are necessary in order to save the planet from destruction. Read and learn from these
vital expressions of eco-feminism(s).”
Zillah Eisenstein
(Professor of Political Theory & Anti-Racist Feminism, Ithaca College New York, Amerika)

„Es ist beeindruckend, dass dieser wichtige Diskurs in Indonesien gerade von Frauen angestoßen wird. Beeindruckend ist auch, dass er in Bezug zu religiösem Denken gesetzt wird, um von vorne herein, all diejenigen ihrer Argumente zu berauben, die Benachteiligungen jeglicher Art als Gottgewollt hinstellen wollen. Nur wenn es gelingt, das Gegenteil ebenfalls religiös zu beweisen, kann man im heutigen Indonesien auf Gehör hoffen... Ich wünsche diesem Buch, das es weithin gehört und gelesen wird,
und viele Menschen zum Nachdenken anregt.“
Susanne Rodemeier
(Dosen Antropologi Universität Heidelberg, Jerman)

Dominansi Maskulin



Judul : Dominansi Maskulin
Penulis: Pierre Bordieu
Penerbit : Jalasutra
Kondisi : Baru

Harga buku: Rp 56.000

Pemesanan : sms 08122742231/ pin BB: 234FB00C/email : empu_online@yahoo.com/

Sinopsis

Bourdieu menganalisis dominasi maskulin sebagai wujud paradigmatik dari kekerasan simbolik—semacam kekerasan yang tak kasat mata, halus namun pervasif—yang seringkali mendapat persetujuan dari pihak yang akan dikuasai. Untuk dapat memahami wujud dari dominasi maskulin ini Bourdieu melakukan suatu studi sejarah mengenai dehistorisisasi melalui lembaga-lembaga sosial seperti keluarga, sekolah, gereja maupun negara yang mengabadikan kuasa laki-laki yang arbitrer.