
Judul : PEMIKIRAN KARL MARX
Penulis: Frans Magnis Suseno
Penerbit : Gramedia
Harga buku: Rp 50.000
Pemesanan
: sms 085 878 268 031/ pin BB: 234FB00C/email : empu_online@yahoo.com/
Sinopsis
Hantu komunisme tak akan
berkeliaran di eropa, tetapi mungkin tetap berkeliaran di indonesia. runtuhnya
rezim orde baru yang didasarkan pada pijakan motivasi anti komunisme tidak dan
merta menyebabkan dicabutnya larangan pada marxisme-leninisme/komunisme. seandainya
kita baca tap mprs no. xxv th. 1966 dengan cermat, ketentuan tersebut dapat
ditafsirkan bahwa yang dilarang di bumi indonesia merupakan
marxisme-leninisme/komunisme, bukan hanya marxisme. marxisme berbeda dengan
komunisme. marxisme merupakan memahami yang bersumber pada gagasan-gagasan yang
dikembangkan karl marx. sesaat komunisme hanya di antara dari beragamnya tafsir
atas ide marx yang dikembangkan oleh lenin. lenin merupakan orang pertama yang
coba mengaplikasikan ide teoretis marx didalam praktek politik. mungkin
dikarenakan ketidaktahuan atau dikarenakan alasan politik, rezim orde baru
mengaburkan pembedaan tersebut serta berasumsi pikiran-pikiran yang gawat pada
rezim diracuni oleh memahami komunis. jatuhnya suharto, pilar utama orde baru,
membawa angin keterbukaan yang sangat mungkin terbitnya buku ilmiah yang
mengulas pemikiran marx di masyarakat—suatu perihal yang beresiko tinggi
apabila dikerjakan semasa berjayanya orde baru.
Franz magnis suseno telah lama memimpikan untuk dapat menulis buku perihal
pemikiran marx dikarenakan tak hanya mempelajarinya, efek pemikiran marx
memanglah cukup dahsyat di abad 20. marx merupakan pemikir raksasa yang
mengilhami gerakan buruh di akhir abad 19 serta gerakan pembebasan nasional di
abad 20. pengalaman pahit indonesia di th. 60-an menyebabkan disingkirkannya
marxisme-leninisme sebagai bahan yang dipelajari dengan ilmiah di kampus.
menurut magnis ini merupakan perihal yang pantas disayangkan dikarenakan ini
bermakna sistem pembodohan. lagi juga pelajari tidak harus bermakna meyakini
atau apalagi menganutnya.