Kamis, 14 November 2013

PELARANGAN BUKU DI INDONESIA



Judul : PELARANGAN BUKU DI INDONESIA : 
           Sebuah Paradoks Demokrasi dan kebebasan Berekspresi
Penulis: Fredrich Ebert Stiftung
Penerbit : pr2media
Edisi : Revisi
Kondisi : Baru

Harga buku: Rp. 60.000

Pemesanan :
sms 08122742231
pin BB: 234FB00C
email : empu_online@yahoo.com

Sinopsis

Buku merupakan simbol peradaban. Kemajuan peradaban sebuah bangsa tidak bisa menafikkan instrumen pengetahuan yang penting tersebut. Di tengah pergulatan media baru yang lekat dengan kecanggihan teknologi, buku tetap mampu meniupkan “ruh” pengetahuan yang merefleksikan kebebasan berpikir dan berpendapat.

Oleh karena itu, pembredelan buku ibarat sebuah ”aborsi” yang membunuh generasi pengetahuan yang akan dilahirkan. Pelarangan buku oleh negara adalah paradoks bagi kebebasan bermedia yang telah dirasakan bangsa Indonesia selam lebih dari satu dekade.


Buku ini adalah laporan riset pengenai pelarangan buku di Indonesia, terutama praktik pelarangan buku di era Reformasi. Menggunakan metode studi kasus, subjek penelitian adalah pelaku perbukuan (penulis, penerbit, distributor, toko buku, asosiasi perbukuan), regulator (Kejaksaan Agung, Kepolisian, Mahkamah Konstitusi, DPR), pengamat dunia perbukuan (akademisi yang meliputi sejarawan, budayawan, dan pakar hukum media). Serta publik pembaca (organisasi kemasyarakatan dan pihak-pihak yang bersinggungan dengan pelarangan buku).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar